Rido

Orang bilang, jarak 32 KM itu tidak berarti apa-apa. Kita bisa pulang pergi menuju kampus dengan waktu kurang dari lima jam.

Aku tahu dan aku paham.

Yang aku khawatirkan bukan tentang jarak yang membentang di antara kita. Sama sekali bukan. Tapi tentang waktu yang selama ini terbuang. Sia-sia.

Waktu yang seharusnya bisa aku isi.. denganmu.

Putri

Aku mencintaimu. Dan kamu tahu itu.

Selama ini, kamu adalah alasanku untuk bertahan sampai saat ini. Bertahan dengan cinta yang seperti ini.

Tapi mengapa sekarang ragu mendatangimu?

Dan sekarang, jawaban apa yang harus aku berikan padamu.

Haruskah kali ini kita menyerah, pada satu-satunya hal yang bisa mengalahkan cinta?

Bisakah nantinya kita rela, bila akhirnya sama-sama melepaskan?

Advertisements

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!